Breaking News

The Pool (2018) – Terjebak Bersama Buaya di Kolam Renang 6 Meter

The Pool (2018) adalah film asal Thailand yang disutradarai oleh Ping Lumpraploeng yang dirilis pada tanggal 27 September 2018. Film tentang survival ini berkisah tentang sepasang kekasih yang terjebak di dalam kolam renang dengan kedalaman 6 meter. Tidak ada celah untuk menyelamatkan diri dari kolam renang yang telah dikuras airnya itu. Mereka juga harus bertahan dari serangan seekor buaya yang lepas dari kebun binatang karena banjir. Bagaimana cara mereka bertahan?

Review film The Pool (2018)
Cover film The Pool (2018). Kredit foto IMDB.

Detil Film

Sutradara Ping Lumpraploeng
Penulis Ping Lumpraploeng
Genre Action, Thriller
Durasi 91 menit
Rilis 27 September 2018
Negara Thailand
Bahasa Thailand
Studio
Rating IMDB 5.9

Pemain

Nama Peran
Theeradej Wongpuapan Day
Ratnamon Ratchiratham Koi

Jalan Cerita

Day adalah seorang pemuda yang bekerja di kolam renang yang tampak terlantar dan kurang terawat. Suatu hari, kolam renang itu digunakan oleh kru film untuk pengambilan gambar. Day membantu mereka bersama anjingnya, Lucky yang juga dilibatkan dalam pembuatan film itu. Day memberi instruksi kepada Lucky untuk mengikuti arahan sang sutradara. Instruksi itu dilakukan dengan benar oleh Lucky yang mendapat sambutan hangat dari seluruh kru film.

Di sela-sela shooting film, Koi, pacar Day mengunjungi kekasihnya itu. Dia memberi hadiah ulang tahun kepada Day berupa kotak musik yang imut. Saat mereka asyik bermesraan, rekan Day datang mengganggu mereka. Dia hanya ingin menyampaikan bahwa kru film membutuhkan Day di sana. Koi agak tersipu malu dan melepaskan pelukannya kepada Day. Dia pun meninggalkan Koi untuk melanjutkan pekerjaannya.

Keesokan harinya, setelah pengambilan gambar selesai, Day beristirah dengan santai di kolam renang. Rekan Day hari ini akan pulang ke kampungnya karena bekerja di kolam renang ini tidak menghasilkan apa-apa baginya, karena kolam renang ini sudah lama ditinggal pengunjung. Sebelum dia berangkat, terlebih dahulu dia menguras air di dalam kolam renang. Sebelum pamit dia juga telah mengingatkan Day. Namun Day seakan cuek dan tidak menggubris rekannya itu. Rekannya itu juga mengikat Lucky agar dia tidak terjatuh dalam kolam renang.

Day tertidur pulas. Dia tidak menyadari bahwa kolam renang itu akan segera kering. Kapan dia menyadarinya? Saat air di kolam renang tinggal sedikit lagi dan tidak ada celah baginya untuk naik ke atas permukaan. Dia baru sadar bahwa kolam renang itu tidak memiliki anak tangga. Di sinilah dia mulai cemas dan berusaha untuk naik ke atas permukaan. Usahanya ini malah membuat kuku jarinya terkelupas dan dia menderita kesakitan.

Day harus mencari cara untuk bisa beada di atas permukaan. Bahaya sedang mengintainya apalagi di sebuah berita surat kabar, ada seekor buaya liar yang lepas dari kebun binatang karena banjir. Air di dalam kolam renang mulai habis. Day menutup lubang air dengan kain tebal. Saat menutup lubang air itu, tukang pizza datang membawa pesanan Day. Dia berteriak memanggil Day dan berusaha menelponnya, tapi tidak ada respon. Handphone Day telah jatuh ke dalam air beberapa waktu yang lalu. Saat Koi menelponnya, dia berusaha menarik handphone itu dengan bantuan tali. Namun sayangnya, handphone itu terjatuh ke dalam air dan tidak bisa diaktifkan lagi. Tukang Pizza yang tidak melihat seorang pun, menaruh pizza di pinggir kolam renang. Day melihatnya, tapi dia terjebak di dalam lubang pintu air. Rantai di pinggangnya tersangkut di celah-celah lubang air. Jadi, dia harus melepaskan diri dari jebakan itu. Sayangnya, saat dia berhasil melepaskan dirinya, tukang antar pizza itu meninggalkan kolam renang yang tampak kumuh itu. Day kelelahan dan kembali tertidur.

Koi yang telah menghubungi Day beberapa kali datang ke kolam renang. Dia melihat sedang santai tertidur. Bermaksud ingin memberikan kejutan, Koi bersiap untuk meloncat ke kolam renang. Lucky menggonggong ke arah Koi sehingga Day terbangun. Kaget melihat Koi yang hendak meloncat, Day berteriak keras untuk melarang Koi. Tentu Koi terkejut dan kehilangan keseimbangan yang menyebabkan kepalanya terbentur dan Koi jatuh ke kolam renang tidak sadarkan diri.

Nah, di sinilah ketagangan mulai terjadi. Day membalut luka Koi dan berkali-kali berupaya menyadarkan Koi. Namun darah yang mengucur di kepalanya cukup keras. Belum lagi kepanikan terhadap Koi, tiba-tiba Lucky menggonggong ke arah buaya yang lepas dari kebun binatang. Buaya itu hendak menerkam Lucky, tapi beruntung Lucky yang terpeleset malah membuat buaya itu jatuh ke kolam renang karena beberapa besi mengenai tubuhnya. Nyawa Koi dan Day berada dalam ancaman buaya yang siap menerkam.

Air di kolam renang telah kering. Day menjaga Koi dengan penuh cinta. Sedangkan buaya bersiap-siap jika mereka lengah, maka sang buaya siap menerkam mereka.

Pada hari kedua, Koi belum juga sadarkan diri. Day mencari jalan keluar. Dia membuka lubang pintu air. Setelah terbuka, malah buaya itu yang berusaha keluar dari sana. Betapa kesalnya Day. Tapi kekesalan itu terobati ketika Koi telah siuman. Day menceritakan apa yang terjadi. Mereka kelelahan. Tiba-tiba buaya itu muncul lagi di dalam kolam renang. Tampaknya buaya itu tidak menemukan jalan keluarnya. Malam hari, hujan turun dengan deras. Mereka sangat kedinginan. Buaya itu berada di tempat lain, namun Day tetap waspada.

Hari selanjutnya, mereka dilanda kelaparan yang hebat. Setelah kemarin makan pizza yang telah dua hari tidak terjamah, kali ini mereka benar-benar kelaparan. Day dan Koi terkejut melihat buaya itu bertelur. Lalu timbul niat Day untuk makan telur buaya itu. Bagaimana caranya? Day membuat jebakan. Dia pura-pura tertidur di samping lubang pintu air. Buaya itu terpancing. Saat menyerang Day, buaya itu masuk ke dalam jebakan mereka. Day dengan segera menutup pintu lubang air. Buaya itu sekarang terjebak di dalamnya.

Mereka menikmati telur rebus buaya dengan pengapian seadanya. Setelah kenyang, kembali terlintas untuk mencari jalan keluar. Satu-satunya jalan keluar yang terlintas melalui lubang pintu air. Day membuka kembali lubang itu dan tak lama kemudian buaya itu keluar dari sana. Setelah buaya keluar dengan cepat Koi dan Day masuk ke lubang itu. Buaya yang melihat telurnya hilang kini menjadi sangat marah.

Day dan Koi berlindung di suatu tempat. Agaknya memang tidak ada jalan keluar dari tempat itu. Apakah mereka hanya pasrah pada keadaan? Day tidak menyerah begitu saja. Dia meninggalkan Koi untuk mencari jalan keluar lain. Saat peluang itu terlihat lewat sebuah kawat yang terjuntai, Day berusaha naik ke atas permukaan dengan juntaian kawat berduri itu. Imbasnya dia mengalami luka-luka dan kegagalan karena kawat itu tidak disangga dengan kuat,

Hari selanjutnya, ada dua orang yang masuk ke dalam kolam renang untuk mengambil mainan mereka yang jatuh ke sana. Dengan tangga darurat mereka berdua turun ke kolam renang itu. Day tidak pernah beruntung. Lagi-lagi dia kehilangan kesempatan untuk lolos karena kedua orang itu meninggalkan kolam renang tanpa mengetahui ada orang yang butuh pertolongan. Namun Day melihat tangga yang masih tertinggal di sana. Dengan tertatih-tatih, Day berusaha menaiki tangga itu. Lagi-lagi kesialan menimpanya. Tali yang menyangga tangga itu terdorong kuat yang menyebabkan tangga itu kembali ke permukaan.

Anjing Lucky merasa kasihan melihat segala usaha Day untuk lolos kembali gagal. Hujan pun turun dengan derasnya yang menyebabkan air hujan mengepung posisi Koi. Dia telah menutup lubang kecil dengan rapat. Jadi, air hujan itu tidak bisa keluar. Koi terjebak di sana. Lucky yang masih terikat dengan rantai mengorbankan dirinya kepada Day. Dia melompat ke kolam renang. Namun lehernya tercekik dengan rantai. Itulah jalan keluar bagi Day. Dengan kesedihan yang luar biasa, Day naik ke permukaan kolam renang dengan bantuan bangkai Lucky.

Kita belum bisa bernapas lega karena buaya di kolam renang tiba-tiba menyerang Day. Kakinya hampir saja terputus akibat gigitan buaya. Perjuangan Day sangat keras. Dia berusaha mempertahankan nyawanya dengan benda-benda yang ditemuinya untuk melawan buaya. Entah dorongan kekuatan dari mana, Day berhasil membunuh buaya itu. Dia harus segera naik ke permukaan untuk menolong Koi yang tenggelam karena air hujan terus mengepungnya.

Akhirnya Day berhasil naik ke permukaan. Dia menuju ke tempat Koi yang telah terjebak. Dengan sekuat tenaga, dia membuka pintu yang menjebak Koi. Day menyelamatkan Koi yang hampir mati tenggelam. Butuh waktu lama untuk menyadarkan Koi yang dikiranya telah mati. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *