Breaking News

Storm Boy (2019) – Biarkan Hatimu Melambung

Storm Boy (2019) adalah film produksi Australia yang disutradarai oleh Shawn Seet. Film ini berdasarkan dari novel karangan Colin Thiele dengan judul yang sama. Storm Boy sejatinya menceritakan tentang persahabatan yang tak masuk akal antara manusia dan hewan. Film ini dirilis di Australia pada tanggal 17 Januari 2019.

Review film Storm Boy (2019)
Cover film Storm Boy. Foto IMDB.

Detil Film

Sutradara Shawn Seet
Penulis Justin Monjo (screenplay), Colin Thiele (novel)
Genre adventure, drama, family
Durasi 99 menit
Rilis 17 Januari 2019
Negara Australia
Bahasa Inggris
Studio Good Deed Entertainment
Rating IMDB 6.9

Pemain

Nama Peran
Jai Courtney Tom
Geoffrey Rush Mike “Storm Boy” Kingley
David Gulpilil Ayah Fingerbone Bill
Erik Thomson Malcolm Downer
Simone Annan Pengacara Murujuga
Chantal Contouri Julie Sims
Morgana Davies Madeline
Finn Littke Storm Boy
Trevor Jamieson Fingerbone Bill
Luca Asta Sardelis Gadis di sekolah
Thibul Nettle Petugas Polisi
David John Clark Polisi Senior
Paul Blackwell Cal Evans
Michelle Nightingale Nyonya Marks
Lucy Cowan Belle
Tim Whibley Pekerja Kantor
Brendan Rock Pemburu 1
Nick Launchbury Reporter 1
Caroline Mignone Angela
Martha Lott Pearl
Rory Walker Murray
Miraede Bhatia-Williams Mildew
Brendan Cooney Petugas Polisi
Niraj Pandya Petugas Resepsionis
Anna Bampton Jenny
Edward Boehm Storm Boy Muda
Georgina Giessauf Gadis Sekolah 2
Bradley Trent Williams Jasper Davies
Emma Bargery Reporter 2
Alirio Zavarce Pengacara Perusahaan Tambang
James Smith Pemburu 2

Sinopsis

Mike Kingley adalah seorang pengusaha yang telah pensiun. Dia memiliki cucu perempuan bernama Madeline yang kerap menantangnya. Madeline kesal apabila ayah dan kakeknya menandatangani sebuah petisi tambang yang tentu saja akan mengganggu sumber daya alam di sana. Bahkan orang-orang melakukan demonstrasi di depan perusahaan tambang milik Mike Kingley.

Saat berada di ruang pertemuan, Mike Kingley melihat sebuah badai yang mengingatkan dirinya pada masa lalu. Kaca jendela kantornya pecah dan orang-orang mengkhawatirkan dirinya. Tapi Mike tidak terluka. Cucunya Madeline mengirimkan sebuah link berita. Dia tampak kesal dengan pemberitaan media tentang perusahaan milik keluarganya. Apalagi pada hari itu, keluarganya akan memberikan voting terkait masa depan perusahaan. Tapi voting dibatalkan pada hari itu.

Mike bertemu cucunya keesokan harinya. Madeline masih kesal. Kemudian Mike menceritakan kisah masa kecilnya yang ternyata sangat menyentuh perasaan Madeline. Mike Kingley kecil biasa dipanggil sebagai Storm Boy. Dia hidup bersama ayahnya di sebuah rumah tepi pantai. Ayahnya adalah seorang nelayan.

Suatu hari, Storm Boy mendengar suara tembakan para pemburu yang menyebabkan beberapa burung pelikan mati. Dia melihat tiga bayi pelikan kehilangan induknya. Saat Storm Boy mengambil bayi pelikan itu, Bill mendatanginya. Bill seorang suku aborigin yang berusia paruh baya. Storm Boy membawa bayi pelikan ke rumahnya. Dia berjanji akan merawat bayi pelikan itu. Bill membantunya. Ketika ayah Storm Boy pulang, dia juga sangat mendukung usaha Storm Boy untuk memelihara bayi pelikan itu.

Storm Boy merawat mereka dengan penuh cinta, bahkan dia telah menamai pelikan itu, salah satunya adalah Mr. Percival. Pelikan-pelikan itu beranjak dewasa. Storm Boy menghabiskan waktunya bersama mereka dengan bahagia. Namun, pelikan-pelikan itu telah menjadi beban karena mereka menghabiskan ikan-ikan dalam jumlah yang besar.

Ayah Storm Boy menganjurkannya untuk membebaskan pelikan itu ke alam bebas. Tapi pelikan itu belum bisa terbang. Lalu Storm Boy mengajarkan mereka untuk lebih mandiri. Akhirnya, dua pelikan sudah mampu terbang dan memisahkan diri dari Storm Boy. Hanya Mr. Percival yang tampaknya masih belum mampu mandiri. Dia tetap tinggal bersama Storm Boy. Dia juga masih terus belajar cara untuk terbang hingga dia berhasil.

Saat ayah Storm Boy hampir tenggelam di laut karena boatnya terbalik, Mr. Percival terbang dengan mengantarkan tali kepada ayah Storm Boy. Bill dan Storm Boy menarik tali itu ke darat sehingga ayah Storm Boy lolos dari maut. Berita itu tersiar luas. Mr. Percival dan Storm Boy telah mendapat simpati dari masyarakat yang membantu donasi untuk sekolah Storm Boy. Namun Storm Boy menolah untuk bersekolah di asrama karena dia harus berpisah dengan Mr. Percival.

Suatu hari, pemburu telah mengejutkan Mr. Percival. Beberapa burung pelikan mati yang menyebabkan Mr. Percival menyerang dua orang pemburu. Tapi sayangnya bagi Mr. Percival, dia telah ditembak oleh pemburu itu. Storm Boy sangat marah kepada pemburu itu. Dan dia harus kehilangan pelikan kesayangannya itu. Storm Boy akhirnya bersedia untuk sekolah di asrama. Kejadian itu telah menyebabkan dikeluarkannya aturan dalam pemburuan burung pelikan.

Madeline mendengar cerita kakenya. Rasa bencinya kepada Mike berubah menjadi rasa cinta. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *