Breaking News

Sonchiriya (2019) – Pembebasan Jiwa Para Pendosa

Sonchiriya (2019) merupakan film India yang disutradarai oleh Abhishek Chaubey dan mulai dirilis pada tanggal 1 Maret 2019. Film ini berkisah tentang pemberontakan yang dilakukan oleh sekelompok geng untuk mempertahankan harga diri kasta-kasta. Untuk mempertahankan diri, para pemberontak menempati lembah-lembah berbahaya dan bersembunyi dari kejaran-kejaran polisi. Mereka juga kerap merampok untuk menghidupi diri mereka. Salah seorang pemberontak, Lakhna menemukan seorang perempuan dan seorang anak kecil yang sedang sekarat. Dia bersitegang dengan anggota pemberontak lain dan bersikeras untuk membawa anak itu ke rumah sakit meskipun mereka sedang dikejar oleh polisi.

Review film Sonchiriya (2019)
Cover film Sonchiriya (2019). Kredit Foto IMDB.

Detil Film

Sutradara Abhishek Chaubey
Penulis Abhishek Chaubey dan Sudip Sharma
Genre Action, Crime, Drama
Durasi 143 menit
Rilis 1 Maret 2019
Negara India
Bahasa Hindi
Studio RSVP Movies
Rating IMDB 7.5

Pemain

Nama Peran
Sushant Singh Rajput Lakhna
Bhumi Padnekar Indumati Tomar
Manoj Bajpayee Man Singh
Ranvir Shorey Vakil Singh
Ashutosh Rana Virender Singh Gujjar
Gagandev Riar Khalifa
Mahesh Balraj Bhoora
Jayesh Bhargava Penjaga
Ram Naresh Diwakar Natthi
Solanki Diwakar Solanki
Vijay Kumar Dogra Dr. Bhadoriya
Shreedhar Dubey Badlu Singh
Harish Khanna Kok Singh
Rahul Kumar Ranjan Vikram Mallah
Satya Ranjan Veera
Jatin Sarna
Jaspal Sharma Lachchu
V. K. Sharma Brahmin Pandit

Jalan Cerita

Geng Man Singh adalah geng pemberontak yang menjadi daftar buronan para polisi. Mereka tinggal dari satu lembah ke lembah lain karena para polisi dan aparat keamanan mengejar mereka. Saat mereka beristirahat dari sebuah perjalanan, Lakhna, salah seorang pemberontak membasuh buka di sungai. Dia terkejut melihat sebuah bayangan anak kecil di dalam sungai. Man Singh, sang pemimpin pemberontak juga sering melihat bayangan anak itu.

Para pemberontak tidak hanya berasal dari geng Man Singh saja. Di sana ada beberapa pemberontak dengan musuh yang sama, yaitu aparat keamanan. Mereka memberontak karena ingin mempertahankan harga diri kasta-kasta yang mereka yakini. Kelompok pemberontak memiliki senjata yang dibeli secara ilegal.

Suatu malam, Lachchu memberi informasi kepada Man Singh bahwa di desanya ada sebuah pernikahan. Mempelai pria menghadiahkan emas sebanyak satu kilogram kepada mempelai wanita. Selain itu, mereka juga memiliki uang dalam jumlah yang banyak. Man Singh memanggil rekan-rekannya dan mengatur rencana untuk merampok keluarga itu. Awalnya terjadi perdebatan antara Man Singh dan Vakil Singh, salah seorang anggota kepercayaannya. Di sana para polisi sedang berpatroli. Begitu alasan Vakil. Tentu sangat berbahaya jika merampok keluarga itu. Namun Man Singh meyakinkan anak buahnya itu.

Keesokan harinya, mereka berangkat ke sana dengan pasukan dan senjata lengkap. Lakhna dan beberapa anggota disuruh oleh Man Singh untuk berjaga-jaga, siapa tahu ada polisi yang berada di sekitar itu. Lakhna menunggu di atas atap sebuah gedung sambil terus memantau. Sedangkan Man Singh dengan leluasa mengambil emas yang diceritakan oleh Lachchu. Lakhna tiba-tiba mendengar sebuah suara percakapan radio dalam sebuah mobil. Dia pergi ke sana untuk memeriksa dan betapa kagetnya Lakhna ketika melihat beberapa polisi sedang mengintai di dalam mobil itu.

Suara tembakan tak bisa dihindarkan. Beberapa polisi mengepung anggota Man Singh. Lakhna dan beberapa anggota lain berlindung sambil terus menembak. Kedua belah pihak kehilangan para anggotanya. Posisi Man Singh sungguh terdesak. Baku tembak terjadi di atas atap rumah penduduk. Man Singh terkena tembakan penembak jitu. Dia mencari perlindungan. Beberapa anggotanya telah jatuh. Saat dia berdiri dan mengarahkan senjatanya kepada polisi, dia melihat gadis kecil yang kerap menghantuinya. Tembakannya terhenti dan situasi ini dimanfaatkan oleh polisi yang langsung menembak Man Singh hingga tak berdaya.

Melihat Man Singh yang terluka dan tak berdaya, dan aparat polisi mengepung mereka, Vakil memerintahkan anggotanya yang masih hidup untuk lari menyelematkan diri. Mereka kembali ke lembah dalam keadaan duka. Vakil kesal karena merasa telah dikhianati oleh Lachchu. Para anggota geng akhirnya mengangkat Vakil sebagai pimpinan baru geng Man Singh.

Lakhna sangat sedih dan marah atas kehilangan Man Singh. Ketika dia menenangkan pikirannya, dia melihat seorang perempuan sedang menggendong gadis kecil. Dia mengarahkan senjatanya kepada mereka, lalu anggota lain juga menodong senjata, perempuan yang bernama Indumati Tomar meminta pengampunan. Dia mengaku berasal dari kasta Thakur, kasta yang sama seperti geng Man Singh itu. Dia menghiba kepada mereka untuk menyelamatkan gadis kecil yang sedang terluka itu. Lakhna merasa simpati dan bersedia menolong mereka.

Para pemberontak geng Man Singh melakukan perjalanan untuk mencari tempat yang aman. Tomar dibawa bersama mereka. Ketika Tomar tahu tujuan mereka ke suatu tempat yang sangat dekat dengan desanya, Tomar kembali memohon. Benar saja prasangka Tomar. Setiba di sana, Tomar diserahkan kepada keluarganya. Padahal Tomar berjanji tidak akan kembali kepada mereka karena perbuatan keji mereka. Lakhna yang melihat situasi itu membela Tomar. Ketegangan kembali terjadi. Lakhna menyandera saudara Vakil untuk menyelamatkan dirinya dan perempuan itu. Entah darimana suara tembakan dimulai, saudara Vakil tewas karena terkejut sehingga belati Lakhna mengiris lehernya. Lakhna dan pengikutnya melarikan diri.

Gadis kecil itu semakin sekarat. Dia harus dibawa ke rumah sakit, begitu saran dari dokter yang berusaha menyelamatkan gadis kecil itu. Lakhna membawa gadis itu ke sana, namun perjuangan tentunya sangat berat. Lakhna dikejar oleh polisi dan Vakil, sedangkan Tomar diincar oleh keluarganya. Lakhna mencari bantuan pada sebuah geng pemberontak lain dengan menculik seseorang sebagai hadiahnya.

Geng pemberontak itu bersedia mengawal Lakhna untuk membawa gadis itu ke rumah sakit karena hadiah yang didapatkannya. Namun, pergerakan mereka terbaca oleh polisi. Mereka dikepung dan baku tembak terjadi lagi yang menyebabkan kedua belah jatuh korban. Vakil dan pengikutnya bertemu dengan beberapa polisi. Dia mendengar dari polisi itu bahwa akan menyergap Lakhna dan geng pemberontak Mallah. Vakil membunuh polisi-polisi itu dan membantu Lakhna dan geng Mallah.

Berkat bantuan Vakil, Lakhna berhasil membawa gadis itu ke rumah sakit. Namun, Vakil harus merelakan nyawanya. Dia tewas ditembak oleh penembak jitu. Saat di rumah sakit, beberapa polisi datang ke sana. Lakhna ingin menyerahkan dirinya, tapi polisi malah menembak Lakhna hingga tewas. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *