Breaking News

Romeo Akbar Walter (2019) – Pahlawan Kami, Mata-mata Mereka

Sinopsis Film Romeo Akbar Walter (2019)Romeo adalah seorang teller di sebuah bank di India. Dia hidup bersama ibunya yang sangat dicintainya. Mereka adalah keluarga Muslim yang taat. Ayah Romeo Ali merupakan mantan tentara India yang menjadi martir dan mengorbankan dirinya untuk negaranya. Sementara itu, pada tahun-tahun tersebut terjadi konflik antara India dan Pakistan. Kedua negara berada di ambang perang karena meningkatnya konfrontasi politik kedua negara. Sebuah organisasi mata-mata India, RAW yang dipimpin oleh Srikant Rai memberi masukan kepada pemerintah India bahwa saat ini yang bisa memperoleh informasi penting musuh itulah yang akan memenangkan perang. Atas persetujuan pemerintah India, RAW merekrut mata-mata yang bisa dibawa masuk ke Pakistan untuk memberi mereka informasi penting.
Selain sebagai teller bank, Romeo juga mahir bermain drama. Aktingnya di panggung sangat dipuji oleh rekan-rekannya termasuk kekasihnya, Shraddha yang bekerja di bank yang sama dengan Romeo. Tidak seorang pun tahu bahwa Romeo sangat pintar berakting. Ini bakatnya yang lain dan sangat luar biasa. Dan tentu berguna bagi masa depannya kelak.
Suatu hari, bank tempatnya bekerja diserang oleh orang tak dikenal. Mereka menembakkan peluru asap dan menculik Romeo. Ternyata mereka adalah pasukan RAW. Romeo dihadapkan pada Srikant dan memberi doktrin kepada Romeo. Tawaran Srikant untuk mengajak Romeo menjadi mata-mata membuat dirinya bimbang karena harus meninggalkan ibunya seorang diri. Namun cita-citanya yang ingin menjadi tentara seperti ayahnya membuat Romeo menerima tawaran itu. Srikant melatih Romeo untuk menjadi mata-mata. Setelah semua persiapannya selesai, Romeo dikirim ke Pakistan dan berganti nama menjadi Akbar Malik.
Di Pakistan, Akbar Malik bekerja di sebuah hotel dan berhubungan dengan mata-mata India di sana. Target mereka adalah mendekati seorang pedagang senjata ilegal yang memiliki hubungan erat dengan jendral Angkatan Darat Pakistan. Akbar Malik berhasil menarik simpati Isaq Afridi, sang pedagang senjata. Lewat skenario upaya pembunuhan Isaq yang telah dirancang, Akbar menyelamatkan Isaq dari usaha pembunuhan tersebut. Kini Akbar menjadi orang dekat Isaq Afridi yang memudahkan dirinya untuk memperoleh informasi militer Pakistan.
Di rumah singgah Akbar telah dipasang radio untuk mengirimkan pesan ke India. Informasi penting yang dikirim ke sana segera direspon oleh Srikant Rai termasuk usaha untuk membombardir sebuah wilayah di perbatasan. Srikant pun melakukan propaganda media dengan membagi informasi penting kepada seorang wartawan senior, Rehana Kazmi. Namun tanggal penyerangan tampaknya bergeser-geser seakan-akan informasi tersebut telah diketahui.
Kedok penyamaran Akbar Malik hampir saja ketahuan saat dia bertemu dengan Shraddha yang ditugaskan untuk menjadi diplomat India di Pakistan. Akbar diinterogasi oleh militer Pakistan. Namun mereka tidak menemukan bukti yang kuat. Malah Akbar mengadu kepada Isaq yang membuatnya berang dan langsung menghubungi Jendral Angkatan Darat Pakistan. Upaya investigasi penangkapan Akbar ternyata membuat sang jendral dan Isaq tewas dalam serangan bom. Yang mengejutkan lagi adalah serangan itu dirancang oleh Nawab Afridi, anak kandung Isaq bersama perwira militer Pakistan yang tidak senang dengan sang jendral. Tuduhan pelaku serangan bom dialamatkan kepada Akbar Malik yang menyebabkan dirinya menjadi buronan.
Akbar berusaha melarikan diri dari Pakistan. Dia menghubungi Srikant yang malah tidak ingin membelanya. Akbar merasa dikhianati. Dia pun berbalik arah membantu Pakistan. Segala informasi mata-mata diberikan kepada pemerintah Pakistan. Dia juga sendiri yang memimpin serangan terhadap wilayah di perbatasan kedua negara. Banyaknya mata-mata yang dibunuh berkat informasinya membuat Akbar menjadi tokoh penting di Pakistan. Sedangkan Shraddha yang sempat ditangkap Pakistan, dibebaskan kembali karena kekebalan diplomatik. Dia pulang ke India. Akbar Malik telah menjadi warga kehormatan Pakistan dan berganti nama menjadi Walter.
Walter adalah diplomat Pakistan yang karirnya begitu cepat berkembang. Di Nepal, dia bertemu kembali dengan Srikant. Di sanalah segala rahasia terungkap. Romeo atau Akbar atau Walter adalah orang yang sama dan tetap menjadi warga India yang menjadi mata-mata. Dia tetap mencintai tanah airnya, India. Semua itu berkat skenario yang dirancang apik oleh Srikant Rai.
Pemain
Nama Peran
John Abraham Romeo / Akbar / Walter
Mouni Roy Shraddha
Jackie Shroff Srikant Rai
Anil George Isaq Afridi
Suchitra Khrisnamoorthi Rehana Kazmi
Shadaab Khan Nawab Afridi
Sikander Kher Kolonel Khudabaksh Khan
Raghuvir Yadav Muddusar
Rajesh Shringarpure Prasoon Awasthi
Alka Amin Waheeda (Ibu Romeo)
Gyanendra Tripathi Kapten Adil
Purnendu Bhattacharya Jendral Zorawar
Mushtaq Kak Joker
Shivraj Walvekar Mentri Kabinet
Aashit Chatterjee Jendral Ghazi

Detil Film
Sutradara Robbie Grewal
Penulis Robbie Grewal, Shreyansh Pandey, Ishraq Shah
Genre Action, Drama, Thriller
Durasi 141 menit
Rilis 5 April 2019
Negara India
Bahasa Hindi
Studio Red Ice Productions
Rating IMDB 6.6

Catatan: cover film diambil dari situs IMDB

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *