Breaking News

Mere Pyare Prime Minister (2019) – Surat untuk Perdana Menteri

Sinopsis film Mere Pyare Prime Minister (2019)

Di sudut Kota Mumbai, ada sebuah koloni pemukiman kumuh yang tampak jorok dan kotor. Seorang anak bernama Kahnu tinggal bersama ibunya, Sargam. Setiap hari Kahnu dan kawan-kawanya bercengkrama ria dan bermain-main di bawah rel kereta api. Dan setiap pagi, Kahnu dan kawan-kawannya berjongkok rapi di atas pipa untuk buang air besar bersama. Tidak hanya Kahnu dan kawan-kawan, beberapa warga lain juga kerap buang air besar sembarangan. Sedangkan para perempuannya secara bersama-sama berkumpul untuk buang air besar pada pukul 03.00 dini hari. Di daerah kumuh itu, semua rumah tidak memiliki jamban atau kakus.
Kahnu bekerja bersama Pappu, seorang laki-laki yang menyukai Sargam. Dia berjualan majalah dan koran di atas sebuah jembatan. Pulang dari membantu Pappu, Kahnu juga kerap menjual narkoba bersama teman-temannya. Kehidupan Kahnu yang penuh ceria dan bahagia seakan melupakan betapa miskinnya mereka. Rutinitas yang dilakukan pun tetap sama setiap harinya. Momen-momen kebersamaan mereka yang paling indah mungkin saat mereka buang air bersama-sama di atas pipa. Sekilas perbuatan sangat membahayakan. Jika sedikit saja tergelincir, maka kita akan terjatuh ke dalam sungai yang tampak jorok dengan sampah-sampah plastik dan tinja manusia. Tapi begitulah kehidupan mereka di pemukiman kumuh itu.
Suatu hari, usai perayaan pesta warna, Sargam terlambat untuk berkumpul bersama para wanita lainnya. Ketika para wanita kembali ke rumah masing-masing, Sargam baru tiba di sana untuk ritual buang air besar. Saat suasana sedang sunyi, seorang warga yang tinggal di pemukiman itu melecehkan Sargam. Dia tampak mabuk karena ganja dan berusaha untuk memperkosa Sargam. Tiba-tiba dua orang polisi datang dan mencegah perbuatan bejat warga itu. Usai lepas dari mulut buaya, Sargam malah masuk ke mulut harimau. Ternyata seorang polisi itu memaksa Sargam untuk berhubungan badan. Dengan meronta-ronta berusaha melawan, tapi polisi itu tampak lebih kuat.
Sargam pulang ke rumah dengan wajah yang sedih dan terluka. Keesokan harinya, warga ramai-ramai menghakimi Sainath, sang warga yang melecehkan Sargam. Warga tidak mengetahui bahwa Sargam malah diperkosa oleh seorang polisi. Sargam hanya termenung dan tidak banyak bicara. Dia menutup diri dari peristiwa memalukan itu. Semangatnya hilang, bahkan Kahnu pun tidak berhasil menghibur ibunya.
Pemerintah terkesan tidak mempedulikan kehidupan masyarakat di sana. Pernah Kahnu dan kawan-kawannya pergi ke kantor pemerintahan untuk meminta agar pemerintah membangun toilet di sana. Tapi beberapa pegawainya malah menyarankan agar Kahnu mengusulkan langsung kepada Perdana Menteri India. 
Kahnu menulis surat untuk Perdana Menteri. Kahnu, Ringtone, dan Mangla pergi ke Delhi untuk menjumpai Perdana Menteri. Mereka akan menyerahkan surat yang ditulis oleh Kahnu. Perjuangan untuk berjumpa Perdana Menteri sangat berliku-liku. Mereka ditolak untuk masuk ke Kantor Perdana Menteri. Tapi aksi mereka yang ngotot untuk berjumpa Perdana Menteri dilihat oleh salah seorang staf Perdana Menteri. Mereka diterima oleh sang staf dan menanyakan maksud dan tujuan mereka bertemu Perdana Menteri.
Mereka menyerahkan selembar surat kepada sang staf. Dia memperbanyak surat itu dan memberi stempel Perdana Menteri. Barangkali untuk diteruskan kepada pihak yang berwenang untuk mengurus masalah itu. Setelah surat itu diterima, mereka pulang ke Mumbai. Sargam sangat marah kepada Kahnu karena sudah tiga hari dia tidak pulang. 
Setelah Kahnu menyerahkan surat kepada Perdana Menteri, kehidupan mereka berjalan seperti biasa. Kahnu dan kawan-kawan kembali ke jalan. Ulah nakal mereka kadang-kadang sangat merisaukan orang tua. Mereka juga terang-terangan menipu orang dengan meminta-minta sumbangan. Sargam sangat marah karena Kahnu berbuat keburukan dengan cara berbohong. Dia harus menjemput Kahnu ke kantor polisi. 
Beberapa waktu kemudian, surat Kahnu mendapat respon dari kantor pemerintahan setempat. Mereka bersedia untuk membangun toilet umum di sana. Kahnu dan masyarakat pemukiman itu sangat bahagia. Mereka berterima kasih kepada Kahnu dan kawan-kawannya. Dengan adanya toilet umum, mereka tidak perlu lagi buang air besar secara sembarangan. Demikian juga para wanita tidak perlu lagi berkumpul pada jam 03.00 dini hari hanya untuk buang air besar. Sargam sangat bangga kepada Kahnu.
Pemain
Nama Peran
Anjali Patil Sargam
Om Kanojiya Kahnu
Rasika Agashe Rabiya
Syna Anand Mangla
Adarsh Bharti Ringtone
Makrand Deshpande Sainath
Atul Kulkarni Staf Perdana Menteri
Prasad Nirala
Nachiket Purnapatre Sajju
Niteesh Wadhwa Pappu
Jigyasa Yaduwanshi Polisi

Detil Film
Sutradara Rakeysh Omprakash Mehra
Penulis Hussain Dalal, Manoj Mairta, Rakeysh Omprakash Mehra
Genre Drama
Durasi 1045 menit
Rilis 15 Maret 2019
Negara India
Bahasa Hindi, Inggris
Studio Netflix
Rating IMDB 6.8

Catatan: cover film di atas diambil dari situs IMDB

About Redaksi

Check Also

Parasite / Gisaengchung (2019) – Kekeluargaan yang Salah Tempat

Film ini mengisahkan tentang dua keluarga yang berbeda. Keluarga pertama adalah keluarga miskin yang dikepalai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *