Breaking News

Mard Ko Dard Nahin Hota (2018) – Kehadiran Manusia Tanpa Rasa Sakit

Review Mard Ko Dard Nahin Hota (2018)Surya, sang tokoh utama dan narator dalam film ini menceritakan kisah hidupnya. Dia dilahirkan dalam keadaan yatim, meskipun sempat bersama ibunya selama beberapa hari. Kematian ibunya disebabkan oleh para perampok yang merampas paksa kalung ibunya di jalan raya. Perampok berhasil mendapatkan kalung emas itu, tapi ibu yang menggendong Surya mengalami kecelakaan hebat. Di sanalah Surya berjanji untuk menumpas semua perampok-perampok kalung.
Surya kini tinggal bersama ayah dan kakeknya. Sejak kecil Surya tidak mengalami rasa sakit. Ada kekuatan aneh yang berada dalam tubuhnya sehingga dia tidak akan merasa sakit meskipun dipukul berkali-kali. Dokter yang memeriksanya tidak menemui keanehan atau setidaknya tidak ada penyakit serius yang dialami oleh Surya. Ayah Surya hanya bisa pasrah. Surya lebih banyak menghabiskan waktu bersama kakeknya. Dialah yang memperkenalkan dirinya kepada ilmu-ilmu bela diri yang ditontonnya dari film-film. Surya tampak terobsesi dengan jenis-jenis bela diri dan ingin menguasainya. 
Surya kecil memiliki seorang teman bernama Supri. Saat Surya dirundung oleh teman-teman sekolah, Supri selalu datang membantunya. Ayah Supri adalah seorang pemabuk dan Surya sangat membencinya karena kerap memisahkan kedekatan keduanya. Kemudian Surya memiliki keinginan untuk membuat ayah Supri celaka. Dan yang terjadi selanjutnya adalah Surya meminta kepada kakeknya untuk memberikannya film-film aksi bela diri. Dan salah satu film yang menjadi motivasinya hingga dewasa adalah film Karate Mani. Film ini mempertontokan bagaimana seorang karate bisa mengalahkan 100 lawannya dalam keadaan pincang. Melalui film inilah dia diam-diam mempelajari ilmu bela diri.
Sayang bagi Surya, saat dia berhasil mencelakakan ayah Supri, keluarga mereka pindah ke tempat lain. Tetangga mereka tidak tahan melihat sikap dan perilaku Surya yang dapat membahayakan jiwa mereka. Surya dan Supri berpisah. Ayah Surya mengurungnya di rumah. Hingga Surya dewasa, dia tidak pernah melihat indahnya dunia di luar sana.
Surya kini telah beranjak dewasa dan mulai melihat-lihat dunia luar bersama kakeknya. Itu pun karena ayah Surya ingin menikah lagi dan sikapnya pada Surya mulai melunak. Saat berada di luar, Surya melihat poster idolanya itu. Manusia karate yang bisa mengalahkan 100 lawan. Dan poster itu juga membuat turnamen yang sama. Surya dengan semangat menggebu-gebu ingin mendaftar turnamen itu. Namun dia melihat seorang gadis yang menempel poster. Itulah Supri dewasa. Tumbuh menjadi gadis yang cantik dan pintar seni bela diri.

Surya mulai jatuh cinta kepada Supri. Keduanya terlibat petualangan seru dan konyol. Tapi Supri telah memiliki pacar yang arogan bernama Atul. Dia telah membiayai kebutuhan hidup keluarganya. Bahkan Atul mengajak keluarga Supri untuk pindah ke Kanada.

Turnamen karate melawan 100 lawan ternyata mengalami kekacauan. Orang yang mengacaukan adalah saudaranya Jimmy. Dia memiliki dendam kepada si Karate Mani karena telah meniduri kekasihnya saat Jimmy dipenjara. Jimmy dan anak buahnya menghancurkan tempat latihan Karate Mani dan melukai para muridnya. Surya yang tahan terhadap pukulan malah semakin semangat untuk membantu idolanya itu. Jimmy yang mencuri liontin Karate Mani didorong oleh Surya untuk merebut kalung itu kembali. Bukankah ini yang diharapkan Surya? Yaitu membasmi para pencuri kalung, demi ibunya.

Saat Supri dan keluarganya hendak berangkat ke Kanada, ibu Supri menyarankannya untuk lari. Agak ragu mulanya. Namun ketika melihat pesan di handphone-nya bahwa Karate Mani dan Surya butuh pertolongan, Supri kabur dari genggaman Atul. Dia bergabung bersama Surya dan Karate Mani untuk melawan anak buah Jimmy. Mereka berhasil mengalahkan anak buah Jimmy, tapi Jimmy tidak berada di kantornya.

Keesokan harinya, Supri terkejut melihat Karate Mani, Surya, dan kakek Surya yang disandera. Jimmy membuat turnamen karate di sana. Syaratnya adalah mereka berempat harus melawan seluruh anak buah Jimmy. Ronde ke satu Karate Mani yang tampil, ronde ke-2 Supri, ronde ke-3 Surya, dan ronde ke-4 kakek Surya.

Pertarungan ke-4 ronde berlangsung sengit. Karate Mani dan Supri menyerah karena kecurangan para anak buah Jimmy. Surya dan kakeknya berlaga di ronde ke-3 dan ke-4. Tentu saja kakek Surya kalah. Dan Surya masih bertahan di arena pertarungan. Sebagaimana diketahui, Surya tidak boleh berhenti minum air putih. Jika tidak ada minuman dalam waktu tertentu, Surya akan dehidrasi dan pingsan. Dan itu terjadi kepada dirinya. Surya pingsan karena dehidrasi. Tapi tiba-tiba hujan turun deras berkat doa sang kakek. Surya bangkit kembali dan bertarung sampai semua musuh takluk kepadanya.

Kejadian tragis menimpa Jimmy. Saat dia menembak Surya dan menusuknya berkali-kali, Supri mengambil pistol dan menembak tepat di dahi Jimmy. Dia pun tewas di tempat. Bagaimana nasib para petarung? Semuanya dalam keadaan selamat.

Pemain

Nama Peran
Riva Arora Supri Kecil
Abhimanyu Dasani Surya
Gulshan Devaiah Jimmy / Karate Mani
Satyajit Ganu Atul
Sartaaj Kakkar Surya Kecil
Radhika Madan Supri
Mahesh Manjrekar Kakek Surya
Prateek Parmar Samurai
Shweta Prasad Ibu Surya
Jimit Trivedi Jatin

Detil Film
Sutradara Vasan Bala
Penulis Vasan Bala
Genre Action, Comedy
Durasi 134 menit
Rilis 10 September 2018
Negara India
Bahasa Hindi, Inggris, Marathi, Malayalam
Studio PackYourBag Films
Rating IMDB 7.5

Catatan: Cover film diambil dari situs IMDB

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *