Breaking News

Manikarnika: The Queen of Jhansi (2019) – Ratu Jhansi Penantang Kompeni

Manikarnika: Ratu Jhansi merupakan film India tahun 2019. Film ini mengisahkan tentang kehidupan Ratu Jhansi yang disutradarai oleh Radha Krishna Jagarlamudi dan Kangana Ranaut. Skenario film ini ditulis oleh K. V. Vijayendra Prasad dan diproduksi oleh Zee Studios. Film ini dibintangi sendiri oleh Kangana Ranaut yang dirilis pada 3700 layar di 50 negara di seluruh dunia dalam bahasa Hindi, Tamil dan Telugu pada 25 Januari 2019 (sumber: Wikipedia).
Review film Manikarnika - The Queen of Jhansi (2019)
Salah satu cover film. Foto: IMDB.
Kredit Film
Sutradara: Radha Krishna Jagarlamudi, Kagana Ranaut
Penulis Skenario: Vijayendra Prasad (cerita dan screenplay), Prasoon Joshi (dialog)
Genre: Action, biography, drama
Durasi: 148 menit
Studio: Zee Studios
Rating IMDB: 6.8

Pemain

Nama
Peran
Kangana Ranaut
Manikarnika
Mishti
Kashibai
Ankita Lokhande
Jhalkari Bai
Jishu Sengupta
Maharaja Gangadhar Rao
Edward Sonnenblick
Kapten Gordon
Danny Denzongpa
Ghulam Muhammad Ghouse Khan
Daniel O’Kane
Letnan Nicholas
Richard Keep
Jendral Hugh Rose
Atul Kulkarni
Tatya Tope
Suoarna Marwah
Rajamata
Mohammed Zeeshan Ayyub
Savoy
Suresh Oberoi
Peshwa Baji Rao II

Jalan Cerita

Manikarnika sedang membidik seekor harimau yang mencoba untuk memangsa buruannya. Harimau terusik dengan kehadiran Manikarnika dan orang-orang kampung yang merisaukan harimau itu. Sang harimau hendak menerkam Manikarnika, namun anak panah Manikarnika dengan cepat melaat dari busurnya dan mengenai harimau. Tak lama kemudian, harimau pingsan tepat di bawah kaki Manikarnika. Ternyata dia hanya membius harimau itu.
Aksi Manikarnika memukau orang-orang kampung dan seorang petinggi Kerajaan Jhansi juga terkagum-kagum. Dia bertanya pada orang kampung, apakah Manikarnika sudah menikah? Mereka menjawab belum. Ini adalah calon yang layak bagi Pangeran Jhansi, karena selain cantik, Manikarnika juga cerdik dan kuat.

Pernikahan antara Manikarnika dan Pangeran Jhansi berlangsung meriah. Kompeni menemui pasangan baru itu. Pangeran Jhansi menghormat kepada Kompeni dengan menundukkan kepalanya. Tapi tidak halnya dengan Manikarnika. Dia enggan menundukkan kepalanya. Kompeni marah. Ketegangan terjadi. Pangeran Jhansi takut sekaligus kagum.

Sikap Kompeni Inggris di tanah Jhansi sungguh merajalela. Mereka menangkap ternak-ternak para penduduk kampung sehingga membuat masyarakat yang lemah itu menjadi ketakutan. Manikarnika tanpa rasa takut mengingatkan Kompeni agar tidak berlaku semena-mena di tanah mereka. Sikap Manikarnika yang berhasil mengembalikan ternak warga membuat warga kampung menjadi terkagum-kagum akan keberanian ratu mereka.

Setelah beberapa lama pernikahan Maharaja dan Manikarnika, mereka dikarunia seorang anak laki-laki penerus warisan tahta Kerajaan Jhansi. Namun, Shadasiv Rao (saudara Maharaja) tidak senang dengan kehadiran putra mahkota tersebut, Dia dan Kompeni mengatur rencana jahat yang menyebabkan putra Maharaja tewas karena diracun. Kematian putra mahkota menyebabkan Maharaja dilanda kesedihan yang amat mendalam.

Dalam sebuah rapat kerajaan, maka Maharaja mengangkat salah seorang dari anak-anak saudaranya yang menyandang gelar Rao sebagai penerus tahta kerajaan. Sadashiv yang mengharapkan anaknya dipilih, ternyata Maharaja lebih memilih anak laki-laki lain yang menyebabkan Sadashiv Rao murka. Dia pun berkhianat dan memilih untuk membantu Kompeni dalam menaklukkan Jhansi.

Setelah kematian Maharaja yang mencurigakan, Manikarnika mengambil alih kerajaan dan mengobarkan semangat perjuangan untuk melawan Kompeni. Dalam sebuah insiden, para Kompeni mengepung Kerajaan Jhansi dan mengusir Manikarnika dari tahtanya. Manikarnika dan anaknya mengungsi ke tempat yang lebih aman dan berusaha untuk mencari dukungan dari kerajaan-kerajaan lain untuk berperang melawan penjajah.

Dukungan untuk Manikarnika, si Ratu Jhansi terus berdatangan. Dalam pertempuran-pertempuran yang melibatkan Manikarnika dan Kompeni, Ratu Jhansi bertempur dengan sengit. Dia beberapa kali membuat musuh ketakutan dan kewalahan dalam menghadapi tak-tik dari pasukan Manikarnika. Jendral Inggris bertambah murka. Dan pada suatu pertempuran yang sengit, Manikarnika kehilangan banyak pasukan dan prajurit terbaiknya. Ketika Manikarnika terdesak dan bau-bau kekalahan mulai tercium, Manikarnika lebih memilih mati ditelan api daripada harus menyerah pada musuh. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *