Breaking News

Long Shot (2019) – Kisah Cinta Sekretaris Negara dengan Seorang Jurnalis Kocak

Sinopsis Film Long Shot (2019)Charlotte Field adalah seorang sekretaris negara yang memiliki pengaruh luas di Amerika Serikat bahkan di dunia. Sebagai seorang sekretaris negara, dia memiliki peran penting dalam hubungan luar negeri Amerika Serikat dan juga kebijakan dalam negeri. Charlotte adalah orang kepercayaan Presiden Amerika Serikat yang di masa-masa terakhirnya malah tertarik dengan akting film. Charlotte memiliki keinginan besar untuk menjadi Presiden Amerika Serikat selanjutnya menggantikan Chambers. Dia pun meminta dukungan Chambers dan mendapatkan dukungan yang baik. Kemudian Charlotte membentuk tim kerjanya.
Fred Flarsky adalah seorang jurnalis yang baru saja dipecat atau lebih tepatnya mengundurkan diri karena idealismenya. Dia tidak media tempatnya bekerja menerima dana dari politikus kotor, Parker Wembley. Fred yang baru saja berhasil merekam aktivitas Neo Nazi di kotanya terpaksa harus menjadi pengangguran. Dia mengadu kisah pedihnya kepada sahabat baiknya, Lance. Lance menghibur sahabat baiknya itu dengan mengunjungi bar dan menonton band favorit mereka.
Dalam acara itu, tanpa sengaja Charlotte bertemu dengan Fred. Ada kisah masa lalu di antara mereka. Ya, Charlotte adalah tetangga sekaligus pengasuh Fred di saat mereka masih remaja. Fred menyukai Charlotte yang berambisi besar untuk menjadi politikus. Bahkan dia mencium Charlotte yang menyebabkan ereksi pertamanya. Kisah memalukan itu dianggap biasa saja oleh Charlotte yang lebih tua daripada Fred.
Sekuriti Charlotte memanggil Fred. Mereka bertemu dan bernostalgia. Keduanya pun cepat akrab karena kisah masa lalu mereka. Fred tahu bahwa Charlotte adalah tokoh penting di negaranya. Kemudian Charlotte mencari tahu latar belakang Fred. Dia membaca tulisan-tulisan konyol Fred dan mulai tertarik. Kebetulan Charlotte membutuhkan tim yang bisa memberikan naskah pidato yang penuh humor. Dan Fred adalah orang yang tepat untuk mengisi timnya.
Fred dihubungi dan ditawarkan kontrak kerja. Sebagai sebuah tim, mereka berangkat ke luar negeri untuk mengkampanyekan lingkungan hidup. Beberapa negara mereka kunjungi dan negara-negara sahabat sangat menyukai pidato Charlotte yang penuh humor. Semua ini ditulis oleh Fred. Dan ini meningkatkan reputasi Charlotte sebagai calon presiden Amerika Serikat. 
Hubungan keduanya pun semakin akrab dan mesra. Charlotte mulai menyukai Fred yang memang sudah demikian lama menyukai perempuan itu. Bahkan di sela-sela kampanyenya, mereka saling berciuman. Charlotte yang sempat diisukan dekat dengan politisi Prancis pun tak berkutik ketika bersama Fred yang tampil apa adanya. Namun, asisten Charlotte tampak senang dengan hubungan mereka. Bahkan dia mengatakan itu tidak mungkin terjadi. Dan bisa saja reputasi Charlotte menurun.
Saat Chambers menghubungi Charlotte di Prancis karena tidak suka dengan beberapa poin kampanyenya, Charlotte merasa sedih. Di sanalah Fred hadir untuk menghiburnya. Mereka pun pergi keluar untuk mabuk-mabukan dan menggunakan narkotika. Tapi tiba-tiba, keadaan genting mengharuskan dirinya hadir untuk menegosiasi prajurit Amerika yang masuk ke daerah musuh dengan diam-diam. Negosiasi yang dilakukannya untuk menyelamatkan sang prajurit dari kematian. Negosiasi yang dilakukan Charlotte berhasil dan sang prajurit dibebaskan. Padahal dia dalam keadaan mabuk saat itu. Berita ini sangat menggembirakan warga Amerika dan reputasinya pun semakin meningkat.
Parker Wembley yang terus merongrong Chambers untuk memuluskan niatnya berhasil membuat Charlotte jatuh. Dia diultimatum oleh presiden untuk meloloskan resolusi yang diinginkan oleh Wembley. Hati nuraninya merasa tertantang. Di lain sisi dia tidak ingin mengikuti keinginan Wembley, namun di sisi lain, dia harus menyelamatkan Fred karena Wembley memiliki rekaman video memalukan yang dilakukan oleh Fred. Terang-terangan Fred melakukan masturbasi dengan menyebut nama Charlotte.
Charlotte memberi pengertian kepada Fred. Dia harus mengikuti keinginan Chambers. Dia melupakan Fred atau menganggap hubungan mereka tidak pernah terjadi. Charlotte pun kembali ke aktifitasnya dan maju sebagai calon presiden. Kampanye yang dilakukannya menarik warga Amerika untuk memilihnya. Namun dalam suatu kampanye, Charlotte mengikuti keinginan hatinya. Dia dengan tulus mengatakan bahwa akan berjuang untuk lingkungan hidup dan mulai memisahkan dirinya dengan Chambers. Dia pun mengaku kepada publik bahwa dia memiliki hubungan dengan seseorang, yaitu Fred.
Siapa sangka! Pengakuan jujur sang calon presiden ini ternyata tidak membuat warga Amerika berpaling darinya. Toh dia masih memiliki pengaruh penting dan layak untuk menjadi presiden. Skandal hubungannya dengan Fred ternyata bukanlah sebuah aib, malah itu menjadi sebuah kekuatan bagi dirinya. Warga Amerika Serikat memilih Charlotte Field sebagai presiden mereka dengan raihan suara terbanyak. Selamat!
Pemain
Nama Peran
Charlize Theron Charlotte Field
Seth Rogen Fred Flarsky
June Diane Raphael Maggie Millikin
O’Shea Jackson Jr. Lance
Ravi Patel Tom
Bob Odenkirk Presiden Chambers
Andy Serkis Parker Wembley
Randall Park Boss Fred
Tristan D. Lalla Agen M
Alexander Skarsgard Perdana Menteri James Steward
Aladeen Tawfeek Bharath
Nathan Morris Nathan Morris
Wanya Morris Wanya Morris
Shawn Stockman Shawn Stockman
Isla Dowling Katarina

Detil Film
Sutradara Jonathan Levine
Penulis Dan Sterling, Liz Hannah
Genre Comedy, Romance
Durasi 125 menit
Rilis 3 Mei 2019
Negara Amerika Serikat
Bahasa Inggris, Prancis, Rusia
Studio Summit Entertainment
Rating IMDB 7.1

Catatan; cover film diambil dari situs IMDB

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *