Breaking News

I’ll Take Your Dead (2018) – Cara Membuat Mayat-mayat Menghilang

I’ll Take Your Dead (2018) merupakan film horror yang disutradarai oleh Chad Archibald. Film dirilis pada tanggal 27 September 2018 berkisah tentang seorang gadis yang tinggal bersama ayahnya. Sang ayah memiliki profesi yang mengerikan, yaitu profesi untuk menghilangkan mayat-mayat. Suatu saat, kelompok kriminal membawa beberapa mayat kepadanya. Namun, satu mayat ternyata masih hidup. Bagaimana sikap yang diambilnya?

Review film I'll Take Your Dead (2018)
Cover film I’ll Take Your Dead. Kredit Foto IMDB.

Detil Film

Sutradara Chad Archibald
Penulis Chad Archibald dan Jayme Laforest
Genre Horror
Durasi 83 menit
Rilis 27 September 2018
Negara Kanada
Bahasa Inggris
Studio Shout! Studios
Rating IMDB 6.1


Pemain

Nama Peran
Aidan Devine William
Ava Preston Gloria
Jess Salgueiro Jackie
Brandon McKnight Carter
Michael Reventar Diaz
Ari Millen Reggie
Moe Jeudy-Lamour Demarco
Tavaree Daniel-Simms Bodie
Raffaele Brereton T-Dogg
Adam Christie Manusia Terbakar
Pastel Supernova Putri
Megan Soo Gadis 2
Matthew Mease Anak Mati
Justin Kowalski-Adams Hantu

Jalan Cerita

Gloria adalah seorang anak perempuan berumur 12 tahun dan tinggal bersama ayahnya, William. Sang ayah sangat menyayanginya. Mereka tinggal di peternakan dan William memiliki pekerjaan sampingan, yaitu menghilangkan mayat-mayat. Di ruang bawah tanah, dia memutilasi mayat, mengerutkan kulit mayat dengan air raksa, dan membakar tulang-tulang mayat.

Suatu hari, beberapa orang bertampang preman menyinggahi rumah William. Mereka membawa mayat kepada William. Begitu melihat salah satu mayat terdapat anak kecil, William menolak pekerjaan itu. Tidak boleh ada anak-anak yang harus dimutilasi, begitu peraturannya. Namun, beberapa pria melirik ke arah Gloria. Mereka menebarkan ancaman. Jika tidak dilakukan, maka mereka akan mengancam Gloria. William terpaksa menerima pekerjaan itu dengan berat hati.

Pada malam hari, Gloria kerap melihat hantu dan Manusia Terbakar seakan-akan ingin menyerangnya. Hantu-hantu itu terlihat di ruang bawah tanah dan tampak mengerikan. William mulai bekerja. Ketika dia ingin menghilangkan mayat ketiga, dia terkejut karena mayat itu masih hidup. Mayat yang bernama Jackie itu tampak kesakitan dengan beberapa lubang peluru di tubuhnya. William menjahit luka Jackie. Dia pingsan dan tak sadarkan diri karena terlalu lemah.

Ketika Jackie sadar, tangannya diikat dan mulutnya disumpal. William punya alasan karena tidak ingin Jackie berteriak atau melarikan diri. Dia juga tahu jika Jackie lolos dari tangannya dan apabila para bandit tahu Jackie masih hidup, niscaya Gloria akan terancam. Dia menyayangi Gloria melebihi hidupnya sendiri.

Gloria bertemu Jackie di kamar atas. Mereka saling menyapa. Semakin lama, Gloria dan Jackie semakin dekat. Mungkin Gloria lebih nyaman berbicara dengan Jackie daripada ayahnya. Hal ini bisa terjadi karena Gloria telah kehilangan ibunya. Dari cerita Gloria, Jackie memahami situasi dan kondisi Gloria. Dia pun banyak memperhatikan kebutuhan-kebutuhan Gloria, seperti memberikan Gloria anting-anting.

Saat Gloria mendapatkan menstruasi pertamanya, Jackie juga yang membantu dirinya. Dia memberikan pembalut kepada Gloria. Pembalut itu ada di tasnya. Jadi, Gloria harus mengambil tas itu di ruang bawah tanah, ruangan yang sebenarnya tidak ingin dia masuki. Gloria membawa tas itu kepada Jackie yang masih terikat tangannya. Saat Gloria mengeluarkan isi tas, Jackie menunjuk ke arah pembalut wanita. Pembalut itulah yang harus dipakai oleh Gloria yang segera ke kamar mandi. Sedangkan Jackie melihat handphonenya di sana dan menghubungi Carter, pacar Jackie. Setelah menghubungi Carter, handphone itu diletakkan ke tempat semula. Dan sungguh sikap ceroboh, saat pistol milik Jackie meletus karena terjatuh. William terkejut dan segera memeriksa keadaan Gloria. William sempat cemas karena melihat darah dan bersitegang dengan putrinya. Setelah Gloria memberitahukan kondisi dan peran Jackie, William malah berterimakasih kepada Jackie.

Hubungan keluarga itu dengan Jackie semakin akrab. Suatu pagi, Jackie diajak bergabung untuk sarapan bersama. Itu merupakan hari terakhir William dan Gloria berada di rumah itu. Mereka berencana pindah ke El Paso. Gloria sangat senang jika Jackie ikut bersamanya. Namun William tidak senang. Ketika Gloria memindahkan koper ke truk, tiba-tiba sebuah mobil mendekati pekarangan rumah mereka. William yang melihat mobil itu sadar akan bahaya dan menyuruh Gloria masuk.

Di sela-sela jendela, Jackie melihat pacarnya dan sangat senang. Tapi, ada orang lain bersama Carter. Laki-laki itulah yang telah berusaha membunuhnya. Gloria akhirnya sadar bahwa ada niat jahat pacarnya untuk menghabisinya. William juga menyadari jika Gloria telah berbuat kesalahan. Saat kawanan bandit itu meminta Jackie, William dengan senang hati menyerahkannya. Tapi, Gloria menjerit keras kepada Jackie. Melihat kesungguhan Gloria kepada Jackie, William mengubah niatnya.

Dia membantu Jackie. Para bandit menembaki mereka dan mereka pun membalas tembakan itu. Gloria berlari ke ruang bawah tanah. Sementara itu, para bandit masuk ke dalam rumah. Dua orang bandit telah mati. Carter juga mati di tangan Jackie. Namun seorang bandit berhasil menyandera Gloria di ruang bawah tanah. William meletakkan senjatanya. Tanpa ampun, bandit itu menembak William yang sudah tidak berdaya. Saat bandit itu ingin menembak Gloria, hantu manusia terbakar menampakkan dirinya. Bandit itu ditarik ke dalam bara api dan membuat bandit itu akhirnya mati.

Gloria sedih melihat ayahnya yang tak berdaya. William menghembuskan nafas terakhirnya. Jackie membawa Gloria. Mungkin mereka akan ke El Paso. Gloria melihat rumahnya untuk terakhir kalinya. Dia bisa melihat hantu-hantu dan ayahnya di sana. Dia melambaikan tangan ke arah mereka. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *