Breaking News

Happy Death Day 2U (2019) – Kematian Membuat Seorang Pembunuh Kembali

Happy Death Day 2U (2019) merupakan film fiksi ilmiah horor yang disutradarai oleh Christopher Landon. Film yang dirilis pada tanggal 13 Februari 2019 ini berkisah tentang seorang mahasiswa Ryan Phan yang menciptakan mesin waktu sehingga membuat Tree Gelbman terjebak dalam dimensi lain. Berkali-kali Tree Gelbman terbunuh oleh orang misterius yang mengenakan topeng bayi. Namun Tree Gelbman tidak mati, malah dia memulai kembali hari-harinya setelah dia mati di dimensi yang berbeda.

Review film Happy Death Day 2U (2019)
Cover film Happy Death Day 2U (2019). Foto IMDB.

Detil Film

Sutradara Christopher Landon
Penulis Christopher Landon, Scott Lobdell (karakter)
Genre drama, horror, mystery, science fiction, thriller
Durasi 100 menit
Rilis 13 Februari 2019
Negara Amerika Serikat
Bahasa Inggris, Perancis
Studio Universal Pictures
Rating IMDB 6.3

Pemain

Nama Peran
Jessica Rothe Tree Gelbman
Israel Broussard Carter Davis
Phi Vu Ryan Phan
Suraj Sharma Samar Ghosh
Sarah Yarkin Andrea “De” Morgan
Rachel Matthews Danielle Bouseman
Ruby Modine Lori Spengler
Steve Zissis Dean Roger Bronson
Charles Aitken Gregory Butler
Laura Clifton Stephanie Butler
Missy Yager Julie Gelbman
Jason Bayle David Gelbman
Caleb Spillyards Tim Bauer
Jimmy Gonzales Petugas Polisi
Peter Jaymes. Jr Petugas Polisi
Rob Mello John Tombs
Kenneth Israel Dr. Parker
James W. Evermore Gelandangan
Johnny Ballance Mahasiswa Pemarah
Tenea Intriago Mahasiswa Pendemo
Lindsey Smith Pramusaji
Tran Tran Emily
Gigi Erneta Reporter
Blaine Kern III Nick Sims
Brenda Currin Perempuan Tua
Cariella Smith Becky Shepard
Brady Edwin Lewis Saudara Frat
Wendy Miklovic Perawat Baru
Ramsey Anderson Keith Lumbly
Brent Henry Instruktur Skydiving

Jalan Cerita

Ryan Phan terbangun dari tidurnya dalam sebuah mobil. Dia sebenarnya agak terkejut dengan situasi tersebut. Hari itu tercatat tanggal 19 September hari selasa. Dia keluar dari mobilnya dan berjalan menuju asrama kampus. Sebuah mobil ambulance dengan sirinenya sejatinya telah membangunkan dirinya. Di jalan, dia bertemu dengan seorang perempuan tua yang membawa anjing. Ryan menegur anjing itu, tapi anjing itu malah menyalaknya. Seorang gelandangan mengejutkan Ryan karena dia tiba-tiba muncul dari semak-semak dan meminta koin-koin. Seorang pendemo tunggal juga memberikan sebuah kertas berisi petisi. Huft! Ryan Phan harus memulai harinya dengan buruk. Saat menuju kamar asramanya, di koridor dia dikejutkan oleh seorang mahasiswa yang berteriak keras. Dan ketika memasuki kamar asramanya, dia tambah terkejut karena teman sekamarnya, Carter Davis sedang bercumbu dengan Tree Gelbman.

Betapa sialnya hari yang dilalui oleh Ryan Phan. Di kamarnya sendiri dia malah diusir oleh Carter Davis hanya untuk memuaskan birahinya. Telponnya berdering. Samar dan Andrea menyuruh Ryan untuk datang segera ke laboratorium. Ternyata mereka sedang mengerjakan sebuah proyek. Tiba-tiba, dekan dan dua orang sekuriti mendatangi lab mereka sambil marah-marah. Samar dan Andrea malah melarikan diri dengan alasan yang tidak jelas. Ryan Phan terpaksa menghadapi omelan sang dekan. Setelah dekannya keluar dari ruangan, tiba-tiba Ryan Phan mengalami keanehan. Ada orang yang mengirimnya sebuah gambar dirinya di ponselnya. Ryan mencari tahu siapa yang mengirimkan foto dirinya itu. Dia menuju sebuah laboratorium kimia. Di sana, seseorang yang mengenakan topeng bayi menusuknya dengan pisau. Ryan Phan telah mati!

Ryan Phan terbangun dari tidurnya dalam sebuah mobil karena bunyi sirine ambulance. Dia terkejut dan meraba-raba tubuhnya. Dia mengira dirinya telah bermimpi. Tapi aktifitas yang dilaluinya sangat serupa dengan apa yang dialaminya. Dia tidak yakin bahwa dia berada dalam mimpi.

Saat di kamar asramanya, dia mencurahkan isi hatinya kepada Carter yang tampak kesal dengan kehadiran Ryan. Curahan hatinya didengar dengan baik oleh Tree. Nah, Tree juga mengalami hal yang serupa. Malah Tree telah beberapa kali mengalami kematian dan setelah dia mati malah terbangun di kamar Ryan.

Ryan, Carter, dan Tree berusaha untuk mencari jawaban dari teka-teki tersebut. Mereka saat ini berada di dalam laboratorium tepat di depan proyek mesin waktu yang sedang dikerjakan oleh Ryan, Samar, dan Andrea. Tree berkesimpulan bahwa mesin waktu Ryan inilah yang menyebabkan dia dan Ryan berada pada dimensi yang lain. Hal ini dibuktikan dengan waktu dan tanggal di mana mereka berada sekarang.

Nah, ternyata tokoh utama dalam film ini adalah Tree Gelbman.

Tree menjelaskan beberapa situasi yang menimpa dirinya kepada Ryan dan kawan-kawannya. Dia yakin penyebab dirinya berada di dimensi lain adalah karena mesin waktu yang mereka ciptakan. Namun, ada keanehan lain dalam cerita mereka. Siapakah orang yang memakai topeng bayi yang berusaha untuk membunuh Tree atau bahkan membunuh Ryan? Tree Gelbman mati-matian untuk mengetahui sosok bertopeng bayi itu.

Dari beberapa kejadian yang membuatnya mati, ada keterkaitan dirinya dengan Lori, seorang perawat di rumah sakit dan teman sekamarnya, Danielle. Tree mencoba untuk mencari titik temu dan menduga-duga apa keterkaitan mereka terhadap kasus ini. Awalnya kasus ini sungguh membingungkan dirinya dan Ryan. Setelah berdiskusi, Tree menyarankan Ryan untuk menghentikan mesin waktu itu agar mereka berada di dimensi saat ini. Tidak ada Tree yang berada di dimensi yang lain. Sejatinya memang harus ada satu Tree.

Di dimensi ini, Tree malah bertemu dengan ibunya. Pertemuan itu sangat mengharukan sehingga Tree menyuruh Ryan untuk menghentikan dulu rencana awal mereka. Keadaan bertambah rumit ternyata. Dalam sebuah berita televisi, dilaporkan bahwa Lori telah mati dan seorang petugas keamana juga telah mati. Tree menduga pembunuhnya adalah John Tombs, seorang narapidana yang sedang dirawat di rumah sakit.

Serangkaian kejadian-kejadian itu membuat Tree Gelbman menjadi ragu. Dia kembali menyuruh Ryan untuk menjalankan rencana awal mereka. Namun saat Ryan memprogram mesin waktu itu, beberapa kode mengalami error. Nah, yang menemukan kode error ini malah Tree karena dia pernah mengalami hal ini bersama mereka di dimensi yang lain. Ryan pun memperbaiki kode error tersebut dan berhasil.

Mesin waktu diprogram ulang. Saat-saat genting seperti itu, pak dekan dan sekuritinya kembali muncul. Namun mereka menghalangi dekan dan sekuriti untuk masuk ke dalam lab dengan cara mengunci pintu. Mereka mendobrak pintu itu. Dan saat mereka berhasil masuk ke dalam, mesin waktu telah berhasil diprogram. Sebuah getaran muncul yang menyebabkan mereka terpental.

Semua tokoh-tokoh yang berada di sana sekarang di dimensi yang sama. Keadaan telah berjalan normal kembali. Dan beberapa hari kemudian, tim dari imuwan swasta mendatangi Ryan Phan dan rekan-rekannya. Ilmuwan swasta itu tertarik dengan proyek mesin waktu yang dibuat oleh Ryan Phan. []

About Redaksi

Check Also

Parasite / Gisaengchung (2019) – Kekeluargaan yang Salah Tempat

Film ini mengisahkan tentang dua keluarga yang berbeda. Keluarga pertama adalah keluarga miskin yang dikepalai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *