Breaking News

Escape Room (2019) – Temukan Petunjuknya Atau Mati!

Film Escape Room merupakan sebuah film tekanan psikologis yang menegangkan. Film keluaran tahun 2019 ini disutradarai oleh Adam Robitel yang gemar menggarap film-film horor. Escape Room mengisahkan tentang sekolompok orang yang diundang untuk mengikuti sebuah permainan oleh sebuah perusahaan yang misterius. Para pemain film ini seperti Taylor Russel dan Logan Miller harus menjawab teka-teki agar lolos dari maut. Escape Room dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 4 Januari 2019 oleh Sony Pictures Entertainment dan berhasil meraup lebih dari $ 151 juta di seluruh dunia dan mencapai box office.

Escape Room (2019) - temukan petunjuknya atau mati
Film teka-teki yang menegangkan. Foto: IMDB.

Kredit Film

Sutradara: Adam Robitel
Penulis: Bragi F. Schut (screenplay dan cerita) dan Maria Melnik (screenplay)
Genre: Action, adventure, drama
Durasi: 100 menit
Studio: Columbia Pictures
Rating IMDB: 6.4

Pemain

Nama
Peran
Taylor Russell
Zoey Davis
Logan Miller
Ben Miller
Jay Ellis
Jason Walker
Tyler Labine
Mike Nolan
Deborah Ann Woll
Amanda Harper
Nik Dodani
Danny Khan
Yorick van Wageningen
Game Master WooTan Yu
Kenneth Fok
Detektif Li

Jalan Cerita

Sebuah undangan yang berasal dari Minos Escape Room Facility diberikan kepada orang-orang terpilih yang berhasil memecahkan teka-teki singkat sebuah kotak. Orang-orang yang terpilih tersebut akan ditawarkan hadiah sebesar $ 10,000 jika berhasil memenangkan permainan teka-teki ruangan. Orang-orang terpilih sudah berkumpul dalam sebuah ruangan. Mereka adalah Zoey (mahasiswa), Ben (pedagang dan peternah), Jason (pengusaha), Amanda (mantan tentara), Mike (sopir truk), dan Danny (remaja penyuka game).

Jumlah mereka ada enam. Mereka saling berbincang dan memperkenalkan diri mereka. Ketika seseorang mencoba untuk membuka pintu, ternyata mereka semua telah terkunci. Zoey berusaha untuk membuka, tapi celakanya, dia malah mengaktifkan sebuah panel waktu pemanas, serupa oven. Permainan telah dimulai. Mereka menyetujui hal tersebut. Ruangan itu makin lama makin panas dan membuat mereka seperti terpanggang.

Entah bagaimana, orang yang mengundang mereka seakan tahu bagaimana latar belakang setiap pemain tersebut. Seperti misalnya Amanda yang memiliki masa lalu saat terjadinya perang di Irak. Dia berusaha melarikan diri dari sebuah kebakaran yang menyebabkan punggungnya melepuh. Sama halnya ketika dia terjebak di dalam ruangan panas itu. Zoey melihat Amanda dan berusaha menenangkannya. Mereka semua bekerjasama untuk mencari petunjuk bagaimana agar mereka bisa lolos dari ruangan yang serupa oven pemanggang itu.

Zoey menemukan sebuah alat pemompa di meja tamu ruangan tersebut. Pemompa itu membuka sebuah jendela yang tertutup lukisan. Kemudian mereka mencoba untuk menemukan pemompa lain di meja itu, dan setelah menemukannya, mereka berhasil menemukan sebuah lubang untuk pelarian. Mereka semua selamat dari api yang akan memanggang mereka. Namun, mereka belum bisa bernafas dengan lega. Mereka terjebak dalam sebuah pondok kecil. Ada sebuah pintu yang akan membawa mereka keluar, tapi pintu tersebut tergembok. Agar bisa keluar, mereka harus mencari kombinasi kata-kata agar gembok terbuka.

Ben tiba-tiba mengenang masa lalunya karena ada benda-benda di sana yang mengingatkan kembali memorinya. Ben menemukan sebuah padanan kata dan menyarankan mereka untuk menggunakan kata “RUDOLPH” untuk membuka gembok. Ternyata kata tersebut cocok dan mereka berhasil keluar dari pondok kecil itu.

Mereka sekarang berada di sebuah tempat kecil yang diselimuti salju. Mereka mulai kedinginan dan belum menemukan petunjuk yang bisa membebaskan mereka dari tempat terkutuk itu. Ketika mereka kedinginan, sebuah mantel digilir untuk menghalau rasa dingin. Di tempat ini, Danny kehilangan nyawanya. Dia tenggelam. Tanah es yang dipijakinya terpecah. Mereka berusaha menyelamatkan Danny, tapi sia-sia. Kini mereka tinggal berlima. Mereka terus mencari petunjuk untuk keluar dari sana.

Setelah menemukan petunjuk, mereka sekarang sekarang berada di ruangan yang menyerupai bar. Tapi posisi benda-benda dalam bar itu terbalik. Lantai yang mereka pijaki ternyata sangat rentan. Satu per satu daun lantai luruh. Mereka harus hati-hati agar tidak jatuh ke lantai dasar yang sangat tinggi. Sebuah petunjuk terpampang di meja biliard. Bola biliard lengkap tersusun di sana. Tapi mereka tidak menemukan bola yang bernomor 8. Itu petunjuknya! Mereka harus menemukan bola bernomor 8 untuk membuka gagang pintu. Di ruangan ini, lagi-lagi mereka harus kehilangan anggotanya. Mereka kehilangan Amanda yang berusaha meraih bola bernomor 8 agar tidak terjatuh ke jurang lantai dasar. Bola berhasil diraih dan dilemparkan kepada Jason yang segera menangkapnya dengan mudah. Namun, Amanda tidak mampu bertahan lebih lama yang bergantungan untuk mencapai tempat pijakan. Amanda terjatuh dan mungkin dia telah mati.

Selanjutnya mereka berada di sebuah ruangan operasi. Kini mereka berempat, Zoey, Jason, Ben, dan Mike. Di ruangan ini, memori kilas balik menimpa Mike. Mereka menemukan petunjuk. Petunjuknya adalah detakan jantung. Mereka harus menghubungkan alat detakan jantung agar sebuah pintu di ruangan itu terbuka. Jantung harus dideteksi dengan detakan yang kencang. Mike memiliki kriteria itu. Tapi, mereka menemukan kegagalan. Malah, Mike harus mati di ruangan itu. Jantungnya berhenti berdetak. Akhirnya Jason mencoba pada dirinya sendiri. Dan berhasil. Pintu terbuka. Ketika Jason dan Ben melarikan diri dari ruangan itu yang telah dipenuhi asap beracun, Zoey menolaknya. Dia memilih untuk menghancurkan kamera CCTV. Dan dia pingsan (atau mati?) di ruangan itu.

Kini Ben dan Jason berada di ruangan yang menyerupai labirin. Mereka bentrok di ruangan itu. Mereka seperti kena virus yang mematikan. Sebuah serum suntikan ditemukan di sana. Itu adalah anti virusnya. Mereka berkelahi untuk memperebutkan suntikan itu. Ya, mereka harus bertahan hidup. Ben berhasil memenangkan perkelahian dan selamat dari virus itu. Jason telah mati di sana.

Ben berada dalam kamar seperti perpustakaan. Dia tidak boleh lengah. Waktu terus berpacu. Ruangan itu tiba-tiba menyempit. Ben harus keluar dari sana kalau tidak ingin mati. Petunjuk yang ditemukan Ben membawanya ke ruang sempit. Dia terjebak di sana. Usahanya untuk keluar memang berhasil. Dia muncul di ruangan yang kosong di mana terdapat komputer. Ternyata itu adalah ruangan di mana Master Game mengawasi mereka. Ben bertemu dengannya dan diberikan ucapan selamat.

Sementara itu, kembali ke ruang operasi. Dua orang yang memakai masker masuk ke sana. Zoey ternyata belum mati. Dia pura-pura mati. Dia bangun dan melumpuhkan dua orang itu. Dia melarikan diri. Dan menuju ke ruangan di mana Ben berada di sana. Ben hampir mati dicekik oleh Master Game. Zoey menyelamatkannya. Mereka berdua memukul Master Game. Mungkin dia sudah mati. Zoey dan Ben melarikan diri. Mereka melapor ke polisi. Ben harus masuk rumah sakit. Zoey memperlihatkan barang bukti kepada polisi, namun polisi tidak menemukan apa-apa di sana.

Enam bulan kemudian, Ben dan Zoey bertemu di sebuah kafe. Zoey masih terobsesi dengan permainan-permainan yang hampir membuat mereka mati. Zoey mengajak Ben ke suatu tempat. Film berakhir dengan penuh teka-teki. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *