Breaking News

Creed II (2018) – Balas Dendam yang Memukau

Creed II dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 14 November 2018. Ini merupakan sekuel Creed sebelumnya. Film bergenre sport drama disutradarai oleh Steven Caple Jr., dan ditulis oleh Sylvester Stallone dan Juel Taylor dari sebuah cerita oleh Sascha Penn dan Cheo Hodari Coker. Film ini telah meraup lebih dari $ 213 juta di seluruh dunia dan menerima ulasan positif dari para kritikus, yang memuji para pemeran dan pengembangan karakternya.

Review Creed II (2018)
Creed II berkisah tentang pertarungan seru antara Creed vs Drago. Sumber: IMDB

Kredit Film

Sutradara: Steven Caple Jr.
Penulis: Cheo Hodari Coker dan Sascha Penn (cerita), Ryan Coogler (karakter), Sylvester Stallone dan Juel Taylor (screenplay), serta Juel Taylor (penulis buku asli)
Genre: Drama, sport
Durasi: 130 menit
Studio: MGM
Rating IMDB: 7.3

Pemain

Nama Peran
Michael B. Jordan Adonis “Creed” Johnson
Sylvester Stallone Rocky Balboa
Tessa Thompson Bianca
Dolph Lundgren Ivan Drago
Florian Munteanu Viktor Drago
Phylicia Rashad Mary Anne Creed
Russel Hornsby Buddy Marcele

Jalan Cerita

Film ini diawali dengan pertandingan tinju di Ukraina antara Viktor Drago dan lawannya. Pertarungan dimenangkan oleh Viktor Drago. Di Amerika, Adonis Creed juga berhasil mempertahankan gelar dunianya. Drago dan Creed suatu saat akan bertarung di atas ring.

Pelatih Viktor Drago sekaligus ayahnya, Ivan Drago adalah mantan petinju dunia. Dia pernah mengalahkan ayah Creed, Apollo Creed. Pertandingan antara Apollo dan Ivan berakhir dengan tragedi. Apollo Creed meninggal dunia setelah pertandingan. Momen itu menjadi momen yang paling gelap dalam keluarga Creed. Adonis bahkan tidak ingin mengingatnya atau menonton ulang pertarungan itu.

Sebaliknya, Ivan Drago memendam kebencian kepada Rocky Balboa, pelatih tinju Adonis Creed yang juga sahabat dekat Apollo Creed. Ivan melatih anaknya menjadi monster paling menakutkan di atas ring. Setelah persiapan matang, Ivan dan Viktor berangkat ke Amerika. Di sana, mereka secara terang-terangan ingin menantang juara dunia, Adonis Creed.

Rocky berkali-kali mengingatkan Creed agar tidak meladeni tantangan tersebut. Namun, Creed yang merasa terancam tidak menghiraukan anjuran Rocky. Dia menerima tantangan Viktor Drago dan menunjuk Buddy sebagai pelatihnya. Di sisi lain, kekasih Creed juga mencemaskan pertarungan tersebut. Bianca sedang hamil dan dia berharap Creed dapat memenangkan pertarungan tersebut.

Pertandingan tinju dimulai. Viktor tampil bagaikan monster. Berkali-kali dia melayangkan tinjunya kepada Creed, tapi Creed masih bertahan pada babak pertama dan kedua. Ivan memprovokasi Viktor agar segera meng-KO-kan Creed. Di babak ketiga, Viktor bagai orang kesurupan menyerang Creed bertubu-tubi. Bahkan ketika Creed sudah menyerah, Viktor tetap memukulnya. Ini tindakan curang sehingga Viktor Drago didiskualifikasi dan Creed masih memegang juara dunianya.

Hidup Creed terasa hancur berkeping-keping. Kekalahannya adalah aib terbesar dalam hidupnya. Bianca dan Ibu Creed cemas melihat keadaanya. Dalam keadaan terpuruk, ibu Creed menyurati Rocky. Dia ingin Rocky berada di sisi Creed.

Rocky menemui Creed. Setelah penyembuhannya. Adonis Creed ingin kembali ke ring tinju. Rocky bersedia melatihnya kembali. Tapi kali ini, metode latihannya akan sedikit berbeda. Rocky membawa Creed ke daerah Philly, daerah padang pasir yang tandus. Di sana, mereka berkumpul pada sebuah sasana tinju jalanan. Creed mengikuti program latihan yang dicanangkan oleh Rocky.

Di sela-sela program latihannya, Bianca melahirkan seorang anak perempuan. Creed yang tampak gugup sangat senang merayakan kelahiran Bianca. Creed semakin semangat mengikuti latihan. Setelah persiapan dirasanya cukup matang, Creed dan Rocky berangkat ke Rusia. Di sana dia akan bertarung kembali dengan Viktor Drago.

Pertarungan kali ini tampak lebih seimbang. Creed dapat melayani perlawan Viktor. Sebaliknya, Viktor tampak kewalahan. Meskipun Creed tumbang berkali-kali, tapi dia masih sanggup melanjutkan pertandingan. Creed dapat membuat Viktor berdarah, berbeda pada pertandingan pertama di mana Viktor sedikit pun tidak memiliki luka berdarah.

Ivan tampak kesal. Dia memprovokasi Viktor untuk menyerang bagian peurtnya karena di sana ada bekas tulang rusak yang patah. Viktor menyerang di bagian itu yang menyebabkan Creed kesakitan sekali. Berkat motivasi Rocky, Creed berubah menjadi makhluk tenang yang mematikan. Dengan penuh kesabaran, Creed menghindar dari amukan Viktor. Pada sebuah kesempatan yang bagus, Creed memukul Viktor bertubi-tubi. Ivan terkejut. Perlahan-lahan dia naik ke sisi ring dan melemparkan handuk putih di atas ring. Creed memenangkan pertarungan pada malam yang mengesankan itu. Dia masih tetap menjadi juara tinju dunia. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *