Breaking News

Adanga Maru (2018) – Darah Dibalas dengan Darah

Adanga Maru (2018) merupakan film India berbahasa Tamil yang disutradarai oleh Karthik Thangavel. Film yang dirilis pada tanggal 21 Desember 2018 ini berkisah tentang seorang polisi yang mengundurkan diri karena seragam polisi yang digunakannya tidak bisa berbuat apa-apa saat tindakan kriminal dibiarkan saja oleh petinggi-petingginya. Selain itu, seluruh keluarganya dibunuh dengan keji oleh para mafia yang pernah ditangkap olehnya. Perwira polisi tidak mengadakan penyelidikan terhadap kematian keluarganya, malah keluarganya dianggap mati karena kebakaran.

Review film Adanga Maru (2018)
Cover film Adanga Maru (2018). Kredit foto IMDB.

Detil Film

Sutradara Karthik Thangavel
Penulis Karthik Thangavel
Genre Action, Thriller
Durasi 145 menit
Rilis 21 Desember 2018
Negara India
Bahasa Tamil
Studio Clap Board Production
Rating IMDB 7.1

Pemain

Nama Peran
Jayam Ravi Subash
Raashi Khanna Anitha
Ponvannan Ayah Subash
Babu Antony Sanjay
Sampath Raj Sarangan
Munishkanth Polisi Ramadoss
Subbu Panchu Abang Subash
Mime Gopi Inspektur Muthukaruppan
Azagham Perumal SSI Chandran
Meera Vasudevan Saudara Ipar Subash
Sriranjani Ibu Subash
Shamna Kasim Pengacara Subash
Shabeer Kallarakkal Bhuvan
Varghese Mathew Orang Kaya

Sinopsis

Subash adalah seorang polisi baru yang bertugas di kepolisian. Sebagai polisi baru yang lulus dengan predikat terbaik, Subash belum banyak mengetahui perbuatan kotor polisi-polisi lain di kantornya. Subash adalah polisi polos, jujur, berani melawan kejahatan, dan berani menangkap kriminal-kriminal besar. Namun kepolisian selalu membela orang-orang yang berkuasa meskipun terang-terangan mereka berbuat kesalahan.

Saat Subash menangkap anak seorang menteri dan menjebloskannya ke penjara, beberapa jam kemudian mereka dibebaskan. Malah Subash dimarahi oleh atasannya. Hal ini membuat Subash merasa tidak berguna. Pelaku-pelaku kriminal bertepuk tangan karena kegirangan. Subash saat itu sedang menyelidiki sebuah kasus kematian seorang gadis. Ketika dia menemukan pelakunya, Subash malah diintimidasi. Sungguh keadilan yang belum terwujud.

Kemurkaan Subash semakin menjadi ketika keluarganya dibunuh secara keji oleh para bandit. Polisi tidak melakukan penyelidikan karena menganggap keluarga Subash mati karena kebakaran (kecelakaan). Tidak ada bukti yang menguatkan bahwa keluarga Subash telah dibunuh. Subash mengundurkan diri dari kepolisian. Dia merasa seragam kepolisian tidak lagi suci karena telah dikotori oleh kejahatan-kejahatan. Subash akan melakukan balas dendam terhadap keluarganya yang telah dibantai.

Sebuah rencana disusun dengan baik untuk melakukan aksi balas dendam. Subash mulai melakukan intimidasi kepada para penjahat dengan menculik anak para penguasa. Mereka yang menyadari anaknya berada di bawah ancaman dan segera menghubungi petinggi polisi. Anak pertama yang dibunuh oleh Subash disekap di dalam mobil dekat kantor polisi. Korban pertama tewas terbakar sama seperti kematian anggota keluarga Subash.

Satu per satu anak para penguasa diculik, disiksa, dan kematian mereka dibuat seolah-olah ayah mereka-lah yang membunuhnya. Subash ditangkap dan diinterogasi, namun tidak ada bukti kuat yang bisa menjeratnya. Semua bukti menunjukkan dirinya berada di Bangalore. Anak-anak penguasa dibunuh dengan cara yang cantik dan elegan. Subash memanfaatkan kemampuannya di berbagai bidang selama di kepolisian. Karena itulah dia bisa lulus sebagai polisi dengan nilai terbaik.

Anak terakhir yang diincarnya adalah anak sang menteri. Saat Subash dibebaskan dari tuduhan oleh pengadilan, menteri dan anaknya menunggu Subash di luar gedung pengadilan. Mereka ingin membuat perhitungan dengan Subash. Tapi Subash sangat cerdik. Dia mengatur setting waktu otomatis di emailnya. Apabila dalam waktu satu jam tidak dihentikan, maka video yang berisi anaknya membunuh para gadis akan tersebar luas. Hal ini tentu akan membuat reputasi sang menteri tercoreng.

Menteri dan anaknya mengikuti keinginan Subash. Dia membawa mereka ke sebuah gedung kosong. Subash menangkap anak sang menteri dan mengikatnya dengan sebuah tali, lalu digantung dengan posisi kepala ke bawah. Subash memberikan pilihan kepada sang menteri. Memilih untuk menghentikan hitungan waktu di emailnya atau memilih untuk menyelamatkan anaknya. Menteri memilih reputasinya sehingga anaknya menjadi korban. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *