Breaking News

2.0 (2018) – Dunia Tidak Hanya Untuk Manusia

2.0 (2018) merupakan film India berbahasa Tamil dengan genre science fiction. Film ini merupakan lanjutan sekuel dari film Enthiran (2010) yang didominasi oleh beberapa tokoh utama yang sama, seperti Dokter Vaseegaran dan robot Chitti. Film ini dirilis tanggal 29 November 2018. 2.0 ini berkisah tentang seorang profesor yang ahli tentang burung melakukan bunuh diri. Dia berubah menjadi robot yang memiliki energi negatif sehingga mengancam manusia. Dalam film ini, robot Chitti kembali diaktifkan untuk melawan Pakshi Rajan.

Review film 2.0 (2018)
Cover film 2.0 (2018). Foto IMDB.

Detil Film

Sutradara S. Shankar
Penulis Jayamohan (dialog Tamil), Lakshmi Saravanakumar (dialog Tamil), dan Abbas Tyrewala (dialog Hindi)
Genre action, science fiction
Durasi 148 menit
Rilis 29 November 2018
Negara India
Bahasa Tamil
Studio Lyca Productions
Rating IMDB 6.7

Pemain

Nama Peran
Rajinikanth Dr. Vaseegaran / Chitti
Akshay Kumar Pakshi Rajan
Amy Jackson Nila
Adil Hussain Perdana Menteri Vijay Kumar
Sudhanshu Pandey Dhinendra Bohra
Kalabhavan Shajohn Menteri Telekomunikasi
Ananth Narayan Mahadevan Ilmuwan
Mayilsamy Asisten Menteri Telekomunikasi
Ishari Ganesh Jeyanth Kumar
Kaizaad Kotwal Manoj Lulla
Bharath Reddy Petugas Polisi
Maya S. Krishnan Mahasiswa Kampus
Joy Badlani Inspektur Polisi
Mayur Bansiwal Ayah Pakshi Rajan
Avijit Dutt Dr. Sam
Michael Muthu
G. V. Praveen Orang di Kafetaria

Jalan Cerita

Di awal film, seseorang yang tampak tua sedang berjalan tertatih-tatih sambil melantunkan puisi-puisi tentang burung. Orang itu menaiki sebuah menara telekomunikasi dan mengikatkan seutas tali di tengah-tengah menara itu. Lalu orang tua itu menggantung dirinya di sana sampai tidak bernafas.

Sementara itu, beberapa kelompok mahasiswa mengunjungi Dr. Vaseegaran. Mereka ingin mengetahui penemuan-penemuan baru Dr. Vaseegaran, salah satunya adalah humanoid robot yang bernama Nila. Seorang mahasiswa yang melihat Nila sempat terkecoh karena kecantikannya. Nila adalah asisten Dr. Vaseegaran. Robot humanoid yang diperkenalkan Dr. Vaseegaran sejatinya adalah robot yang membantu urusan rumah tangga.

Di kota, sebuah kejadian menggemparkan penduduknya. Handphone-handphone telah terbang sendiri entah ke mana. Semua orang yang menggunakan handphone harus menyaksikan handphone mereka terbang dengan tujuan tertentu. Handphone Dr. Vaseegaran pun menjadi korban, padahal dia sedang melepas kerinduan dengan istrinya. Kejadian itu membuat warga kota melaporkan kasus itu ke polisi. Begitu banyaknya warga kota yang melapor hingga membuat pihak kepolisian kewalahan.

Handphone adalah benda penting bagi mereka. Tanpa handphone, seakan-akan mereka tidak bisa hidup. Sehingga wajar jika mereka menuntut pihak kepolisian untuk memecahkan kasus handphone terbang. Pihak kementerian pun melakukan rapat dadakan. Mereka juga heran kenapa hal ini bisa terjadi. Beberapa fakta ilmiah coba dijelaskan oleh Dr. Vaseegaran dalam rapat itu. Ada yang percaya, namun ada juga yang tidak.

Situasi bertambah runyam ketika salah seorang pengusaha grosir handphone terbunuh secara misterius. Pengusaha itu sedang menunggu pesanan handphone yang diangkut dalam mobil box besar. Ketika memasuki kota, nasib naas menimpa truk box itu. Seluruh handphone terbang ke tempat tertentu dan menuju ke rumah pengusaha yang telah memesan handphone itu.

Beberapa hari kemudian, seorang pengusaha menara telekomunikasi juga tewas mengenaskan secara misterius. Pihak kepolisian belum menemukan titik terang terhadap dua kematian pengusaha itu. Perdana Menteri Vijay Kumar mengadakan rapat mendadak. Dr. Vaseegaran menyarankan untuk mengaktifkan kembali robot Chitti ciptaannya yang sekarang telah dimuseumkan. Dia beralasan bahwa makhluk yang dihadapinya ini hanya bisa dihadapi oleh sosok yang memiliki kekuatan super seperti robot Chitty. Tapi beberapa orang menentangnya, seperti salah seorang ilmuwan yang tidak setuju untuk mengaktifkan kembali robot Chitty. Ilmuwan itu malah menyarankan untuk menggunakan kekuatan militer. Usulan itu disetujui oleh perwira militer dan Perdana Menteri juga menyetujui usulan itu.

Saat para militer mengawal sebuah perusahaan untuk membangun menara telekomunikasi, makhluk yang merupakan kumpulan handphone-handphone menyerupai burung raksasa itu menyerang mereka. Para militer kewalahan dan korban jiwa berjatuhan. Menteri Telekomunikasi juga sedang terancam. Makhluk itu juga menyerangnya sehingga membuat sang menteri kesulitan bernafas. Di ruang IGD, disaksikan oleh Perdana Menteri, Menteri Telekomunikasi itu menghembuskan nafas terakhirnya. Vijay Kumar panik dan menghubungi Dr. Vaseegaran. Dia menyetujui untuk mengaktifkan kembali robot Chitty.

Robot Chitty telah aktif dan langsung beraksi melawan makhluk burung itu yang ternyata adalah Pakshi Rajan. Pertempuran keduanya berlangsung sengit. Namun saat robot Chitty kehabisan baterai, dia menuju ke sebuah instalasi ruang angkasa. Di sana dia akan mengisi sumber dayanya. Hal ini dimanfaatkan oleh Pakshi Rajan untuk menyerang Chitty. Tapi dia terhalang oleh sebuah kekuatan yang berasal dari instalasi ruang angkasa itu yang selanjutnya diketahui memiliki energi positif.

Dr. Vaseegaran akhirnya mengetahui kelemahan Pakshi Rajan. Dia pun menciptakan senjata untuk melemahkan Pakshi Rajan. Namun, sebelum melumpuhkan Pakhsi Rajan, Chitty menanyakan alasan Pakshi Rajan untuk menyerang manusia. Pakshi Rajan pun bercerita. Pakshi Rajan adalah seorang profesor ahli burung. Dia sangat mencintai burung-burung. Kemajuan teknologi telah menyebabkan banyak burung yang mati. Dia mengklaim bahwa menara-menara telekomunikasi yang dibangun dalam jumlah banyak, telah memunculkan radiasi yang tinggi sehingga menyebabkan populasi burung semakin berkurang.

Pakshi Rajan berusaha menyelamatkan populasi burung dengan melakukan kampanye dan demonstrasi. Namun usahanya gagal. Bahkan di pengadilan pun tuntutannya tidak diterima. Pakshi Rajan melakukan bunuh diri. Tapi sebuah kekuatan negatif muncul dan masuk dalam tubuhnya. Saat itulah Pakshi Rajan berubah menjadi jahat dan berjanji akan memerangi umat manusia. Di akhir cerita, Pakshi Rajan meloloskan diri dari senjata Dr. Vaseegaran.

Beberapa waktu kemudian, Pakshi Rajan masuk ke dalam tubuh Dr. Vaseegaran. Dia mulai bertindak brutal dengan menyerang orang-orang di kota. Chitty dan Nila berusaha menyelamatkan Dr. Vaseegaran. Tapi mereka tidak bisa berbuat lebih banyak karena khawatir Dr. Vaseegaran akan mati. Bahkan Chitty telah dihancurkan oleh Pakshi Rajan. Seluruh anggota tubuhnya telah dicopot oleh Pakshi Rajan. Di sinilah Nila beraksi. Dia menciptakan tubuh baru untuk Chitty yang dikenal dengan Chitty versi 2.0.

Chitty 2.0 memiliki fitur yang lebih kompleks. Dia menyelamatkan orang-orang di sebuah stadion dalam ancaman Pakshi Rajan. Ternyata Pakshi Rajan masih mencintai burung-burung. Saat mikrobot Chitty yang jumlahnya sangat banyak menunggangi merpati-merpati, Pakshi Rajan luluh hatinya. Betapa tidak, mikrobot itu telah mengancam merpati-merpati itu. Saat itulah Chitty berhasil melumpuhkan Pakshi Rajan dengan senjata ciptaan Dr. Vaseegaran. []

About Redaksi

Check Also

Dark Phoenix (2019) – Setiap Pahlawan Memiliki Sisi Gelap

Tahun 1975, Jean kecil dan keluarganya berada dalam sebuah mobil. Jean yang berumur 8 tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *